Ribuan Anak Arab Di Culik Untuk Masuk Agama Yahudi

Yerusalem (SuaraMedia) Sedikitnya 1,2 juta anak yang berasal dari negara-negara Arab telah diculik oleh para mafia yang dibentuk oleh kaum Yahudi di Israel. Mereka diculik untuk dijual di Israel dan dipaksa masuk agama Yahudi, ungkap organisasi perlindungan anak di Arab
Anak-anak yang telah diculik umumnya dijual kepada warga Israel yang tidak memiliki anak dan sebelum mereka dijual, anak-anak itu dipaksa untuk masuk agama Yahudi terlebih dahulu. Karena warga Israel tidak mau membeli anak yang bukan beragama Yahudi. Penjualan anak ini diperkirakan menghasilkan uang sekitar 9,5 milyar dollar perbulan. Selain anak-anak yang dijual, diantara mereka juga ada yang dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial di Israel .

Setelah berhasil mengungkap kasus ini, organisasi perlindungan anak mendesak negara-negara Arab untuk mengawasi para mafia yang dibentuk oleh kaum Yahudi itu dan melindungi hak-hak anak dari perdagangan dan pemurtadan anak sejak tahun 2000, militer Israel menculik dan menangkap sedikitnya 7.600 anak-anak Palestina baik anak lelaki maupun perempuan. Dari jumlah itu, 246 anak Palestina kini m asih berada di penjara-penjara Israel .

Data tersebut berdasarkan hasil pencataan Awni Farawna, seorang peneliti Palestina yang mengkhususkan pada masalah-masalah tahanan Palestina. Menurut Farawna, sekitar 200 anak-anak Palestina yang diculik, rata-rata berusia 12 tahun dan mereka disekap di penjara-penjara Israel tanpa tuduhan maupun proses hukum.

Farawna mengungkapkan, saat ini bahwa ada anak Palestina yang berusia 13 bulan di penjara Israel . Anak itu sejak lahir berada di penjara, karena ibunya, Fatima Al-Zoq ditangkap tentara Israel ketika sedang hamil. Yang memilukan, saat Fatima melahirkan anaknya, tangan dan kaki Fatima diborgol di tempat tidur rumah sakit.

Farawna mengatakan, Israel memang menerapkan kebijakan untuk menangkapi anak-anak Palestina dengan tujuan merusak masa kanak-kanak, menutup akses pendidikan dan pertumbuhan yang sehat bagi anak-anak tersebut. Anak-anak Palestina di penjara Israel , kata Farawna, juga mendapatkan aneka tindak kekerasan serta isolasi yang bisa mempengaruhi pertumbuhan fisik dan psikis anak-anak. Tak sedikit anak-anak Palestina mengalami pelecehan seksual oleh para tentara dan interogator Israel , bahkan dari orang-orang Israel di penjara, yang ditahan karena melakukan tindakan kriminal.

Menurut Farawna, 93 persen anak-anak Palestina di penjara-penjara Israel mengalami penyiksaan fisik maupun mental. Mereka dipaksa menandatangani pengakuan yang nantinya akan digunakan di pengadilan-pengadil an Israel . Bentuk kekerasan dan penyiksaan itu antara lain, pelecehan seksual, perkosaan, memaksa anak-anak telanjang kemudian difoto dan mengancam akan disiksa lebih berat lagi jika mereka tidak mau berkolaborasi dengan Israel

Farawna mengungkapkan, banyak anak-anak Palestina yang sudah bertahun-tahun berada di penjara Israel bersama keluarga mereka. Anak-anak lainnya ditangkap tentara Israel saat mereka sedang berangkat ke sekolah. Karena dipenjara, anak-anak Palestina itu putus sekolah. Banyak anak-anak Palestina yang ditangkap lebih dari satu kali oleh tentara Israel sebelum mereka berusia 18 tahun.

Farawna meminta organisasi-organisa si hak asasi manusia internasional turun tangan dan menekan Israel agar mematuhi hukum internasional dan Konvensi Jenewa yang melarang anak-anak dijadikan target penangkapan dan penahanan.

Ia menegaskan bahwa anak-anak Palestina di penjara-penjara Israel harus dibebaskan, mereka harus kembali ke sekolah. Farawna mengkhawatirkan nasib anak-anak Palestina jika mereka dewasa kelak, karena banyak anak-anak Palestina yang tumbuh di dalam penjara Israel kemudian bebas, menghadapi kesulitan untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Mereka cenderung melakukan kekerasan dan tindakan balas dendam. (ism/mem) Rabu (4/3) http://www.suaramed ia.com/undefined

Published by: Rana Setiawan

Rana Setiawan (Abu Aqsyira) merupakan Koordinator Liputan dan Redaktur Bahasa Indonesia di Kantor Berita Mi'raj Islamic News Agency (MINA). Juga sebagai aktifis pembebasan Al-Aqsha dan Palestina, aktif di kegiatan-kegiatan amal untuk perjuangan Islam dan Muslimin.

Categories Info terkini1 Komentar

One thought on “Ribuan Anak Arab Di Culik Untuk Masuk Agama Yahudi”

  1. ALLOHU AKBAR..ALLOHU AKBAR..sungguh amat kejam orang2 yahudi mereka tak lebih sperti binatang yang tak punya akal..smga laknat Alloh tak pernah terhenti hingga saat yaumul jaza’..disaat orang2 muslim telah menmui Rabbnya dgn wajah berseri2 krna Rabbnya telah membeli jiwanya dengan pahala syahid dijalan-Nya…Ya Alloh hmba-Mu tak mampu berbuat apa2 kecuali hanya doa yang mampu Q panjatkan semoga Engkau selalu melindungi jiwa2 orang Palestin yang teraniaya dan meguhkan pendiriannya untuk mempertahankan aqidah mereka..khaibar- khaibar ya yahud jasyu muhammad saufa ya’uud..tentara alloh pastikan kembali membawa KEMENANGAN UNTUK AGAMA ISLAM…LA TAKHZAN INNALLOHA MA’ANAA….
    Terimakasih dengan blog ini saya jadi bisa membuka mata hati ku….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s